Brand Promise

Bersamaan dengan momentum perubahan nama menjadi Pertamina Patra Niaga, Kami akan terus meningkatkan komitmen untuk memberikan kualitas layanan terbaik bagi seluruh pelanggan dan mitra bisnis kami.

Pertamina Patra Niaga

PITSA, Pemasok Energi bagi Timor Leste

Posted on 12 February 2016

 

Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang menandatangani prasasti Pertamina International Timor S.A. (PITSA) yang telah diresmikan oleh Ibu Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Isabel da Costa Ferreira (kiri) di Timor Leste pada hari Kamis (11/2/2016).

Pertamina International Timor S.A. (PITSA) resmi diluncurkan pada hari Kamis (11/2) di Timor Leste.  Sebelumnya, Indonesia memasok kebutuhan energi Timor Leste melalui organisasi Marketing Representative Timor Leste (MRTL) PT Pertamina. 

Peluncuran PITSA masih terkait dengan kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Timor Leste pada akhir bulan Januari lalu. Dalam kunjungan tersebut, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia selalu menjadi bagian dan mitra pembangunan di Timor Leste. 

Pada acara yang digelar di Dili itu, hadir Ibu Negara Republik Demokratik Timur Leste (RDTL) Isabel da Costa Ferreira, Duta Besar RI untuk Timor Leste Primanto Hendrasmoro, Direktur PITSA Agus Dwi Jatmiko berikut staf PITSA dan Kedubes RI.  Sementara dari para perwakilan Pemegang Saham, hadir Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Gandhi Sriwidodo, Direktur Utama Pertamina Retail Toharso, serta CEO 4-Consortio Timor Progresso Adolfo Antonio Belo. 

Timor Leste memunyai syarat kepesertaan saham lokal lima persen bagi perusahaan asing yang akan menanamkan modalnya di Timor Leste. PITSA yang berdiri pada 01 November 2015 di Jakarta memunyai komposisi saham Pertamina Patra Niaga sebesar 50 persen, Pertamina Retail 45 persen, dan 4-CTP 5 persen. Pemilik saham 4-CTP atau 4-Consortio Timor Progresso berasal dari Timor Leste. 

Rata-rata pasokan bensin oleh PITSA di Timor Leste sebesar 2.500 kiloliter per bulan. Kemudian, elpiji mencapai 65 ton per bulan. Angka ini setara dengan 60 persen penguasaan pasar. Sementara, pasokan avtur oleh PITSA besarnya 335 kiloliter. Angka sebesar ini ekuivalen dengan penguasaan 60 persen pasar.  Di deretan buncit adalah pasokan solar dari PITSA sebesar 8.700 kiloliter per bulan. Penguasaan pasar atas angka ini besarnya 17 persen. (*)

Komitmen Kami

Sudah menjadi komitmen kami menyediakan energi untuk menjaga kelangsungan dan kelancaran bisnis Anda.

Terlebih lagi, kami didukung oleh sarana infrastruktur yang beragam dan memadai, sehingga memampukan kami untuk menjangkau berbagai lokasi di kawasan Indonesia. Kami akan terus berupaya menyediakan pasokan bahan bakar dengan harga yang kompetitif, mulai dari usaha niaga bahan bakar minyak dan gas, distribusi dan penyimpanan. Selain itu, kami juga menawarkan solusi efektif dan terpadu seiring dengan terus meningkatnya permintaan akan bahan bakar.