Brand Promise

With the change of our name to Pertamina Patra Niaga we have increased our commitment to continually deliver high standards of service to our valued customers and vendors.

Pertamina Patra Niaga

PPN Sokong Program MOE Pertamina

Posted on 13 April 2015

Dalam rangka mendukung kebijakan Negara untuk menjaga keberlangsungan ketahanan energi nasional, PT Pertamina Patra Niaga selaku anak perusahaan inti dari PT Pertamina (Persero) di Bidang Hilir Migas mengimplementasikan program Marketing Operation Excellence (MOE) Sub-Theme Land Transportation Losses.  Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Ferdy Novianto yang ditemui di Kantor Pusat PT Pertamina Patra Niaga di Jakarta (13/4), memaparkan terobosan baru untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat lewat New Version of Integrated Fleet Management Information System. 

Foto: Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang dalam peluncuran IFMS (13/4).

 

Pada hari yang sama, Ferdy menjelaskan bahwa sistem distribusi terintegrasi tersebut diluncurkan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Ujungberung, Jawa Barat, pada hari Senin (13/4) yang dihadiri oleh Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang, didampingi oleh Direktur Operasi PT Pertamina Patra Niaga Gema Iriandus Pahalawan. Pada saat yang bersamaan, Gema menerima Sertifikasi Manajemen Keselamatan Transportasi Darat (SMKTD) dari TUV Rheinland Indonesia.

New Version of Integrated Fleet Management Information System diterapkan dalam pengelolaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dengan menggunakan Mobil Tangki dari TBBM ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).   Salah satu TBBM yang akan menerapkan sistem terintegrasi ini adalah TBBM Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat, yang merupakan salah satu TBBM dengan sistem  loading  penyaluran  tercanggih dan modern, yaitu teknologi Terminal Automation (TAS) New Gantry System.  Di waktu yang akan datang, sistem mutakhir ini akan diimplementasikan di seluruh wilayah TBBM PT Pertamina (Persero) di bawah tata kelola PT Pertamina Patra Niaga.

Foto: Direktur Operasi PT Pertamina Patra Niaga Gema Iriandus Pahalawan (kiri) menerima SMKTD dari TUV Rheinland Indonesia (13/4).

Tujuan utama penerapan sistem distribusi terintegrasi ini adalah untuk menekan angka losses dengan cara meningkatan pengawasan secara kesisteman yang terintegrasi sehingga dapat melakukan pengiriman BBM ke SPBU dengan tingkat layanan terbaik, antara lain tepat waktu, tepat tujuan, dan tepat jumlah.  Penerapan sistem ini juga menciptakan efisiensi bagi perusahaan sehingga mampu mengoptimalkan profit.

Fitur-fitur yang terdapat dalam sistem distribusi terintegrasi adalah:

  1. FiturFit To Work” digunakan memantau kondisi Awak Mobil Tangki (AMT) yang akan melakukan pengiriman BBM dengan menjalani pemeriksaan kesehatan, mulai dari tensi darah, kadar alkohol, hingga tingkat konsentrasi.
  2. Fitur “Maintenance” digunakan untuk sistem pemeliharaan Mobil Tangki (MT) agar sesuai dengan standar perawatan berkala mulai dari oli, mesin, hingga penggantian ban.
  3. Fitur “Finger Ready” digunakan untuk mengoptimalkan kedisiplinan dan kinerja AMT yang akan berdampak pada keselamatan dan kesehatan kerja AMT dengan tujuan mencapai target safe operation, zero incident, and service excellence.
  4. Fitur “Online Tracking Delivery (ODI)” yang telah terintegrasi dengan perangkat Global Positioning System (GPS) sehingga posisi dan kecepatan MT dapat dipantau.  Seluruh fitur terbarukan ini dapat diakses secara online dan real-time melalui web base di IFMS.
  5. Fitur “Autoshipment & Scheduling Control”  yang akan melakukan validasi pengiriman secara otomatis di mana penggandengan atau pemasangan MT serta Loading Order atau pemesanan produk tidak lagi dilakukan oleh petugas dispatcher.

Dengan adanya sistem distribusi terintegrasi serta kemudahan akses informasi terkait pengiriman BBM, maka PT Pertamina Patra Niaga optimis dapat mewujudkan efektifitas serta efisiensi dalam kegiatan operasional yang pada akhirnya menghasilkan layanan terbaik dan menciptakan kepuasan bagi seluruh stakeholders, utamanya masyarakat luas. 

Sebagai contoh implementasi fitur-fitur di atas, saat ini pihak SPBU dapat mengakses fitur Online Tracking Delivery (ODI) untuk mengetahui status pengirimannya secara rinci;  termasuk posisi MT dan rute yang dilalui selama melakukan pengiriman pada waktu sebenarnya (real-time).  Jika ditemukan ketidakwajaran atau terjadi ketidakpuasan selama masa pengiriman, pihak SPBU dapat langsung memberikan feedback  melalui fitur yang disediakan. 

“Tujuan kami adalah mendukung program Marketing Operation Excellence (MOE) Pertamina lewat layanan penyaluran BBM yang baik.  Lewat berbagai terobosan baru ini kami ingin mewujudkan sistem pendistribusian BBM yang aman agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tutur Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Ferdy Novianto.

 

Our Promise

We have the energy to keep your bussiness going. With our vast and adequate infrastructure, we can reach your various locations in Indonesia.

We will always offer continuity of your fuel supply at competitive cost, from trading to logistics up to storage, while offering effective end-to-end solutions for your bussiness-critical fuel requirement alongside the fulfilment of the ever growing demand of fuel nowadays.